Pendidikan Tinggi Bukan Jaminan Era Depan
Daftar Tulisan
Pendidikan Tinggi Bukan Jaminan Masa Depan
Pedidikan diperguruan tinggi atau kuliah ialah jenjang pendidikan pelengkap yang bahu-membahu ialah bonus jikalau kau bisa merasakannya. jika kau bisa menuntaskan pendidikan di kursi kuliah ini dan lulus maka jaminannya kamu akan memperoleh gelar Strata 1 (S1) atau sarjana.
Setiap orang bau tanah niscaya bangga apabila anaknya menjadi sarjana, namun apakah pujian orang tua itu sejalan dengan kesuksesan karir kau dimasa mendatang?
Secara terori dan perhitungan di atas kertas YA!!
kamu yang mempunyai gelar sarjana mempunyai kesempatan jauh lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang lebih baik dari mereka yang tidak berpendidikan.
Tapi kalau kita bicara kenyataan yang ada, fakta menandakan gelar dan titel sama sekali tidak bisa menjamin apa-apa kalau tidak di imbangi dengan kerja keras oleh penyandangnya.
Bukan Berarti Pendidikan Tidak Penting Ya!
Bukan bermakna pendidikan tidak penting, pendidikan itu sangat-sangat penting.. Tapi jauh lebih penting lagi ialah sifat dan perilaku yang dimiliki, oleh seseorang tersebut.
Kerja keras dan pantang menyerah lah.
Sebab bukan mustahil pedidikan tinggi saja kalah dengan orang tidak berpendidikan namun berkemauan Baja.
yang tidak goyang menski di terpa berkali kali ujian, yang terus berusaha meski berkali-kali gagal. alasannya dari kegagalan itulah kita mendapatlan pembelajaran kehidupan.
Yang tidak berpendidikan pun bisa menjangkau keberhasilan asal ada kemauan
Mungkin teman-sobat yang tidak seberuntung lainnya, yang sempat mencicipi yang namanya banggu pendidikan, ada yang merasa minder atau takut untuk bisa bersaing, dalam kehidupan sehari-hari apalagi dalam hal pekerjaan.
Frustasi dan enggan bergaul dengan lingkungan kemudian berakhir dengan pergaulan yang salah, menjadi preman pasar, TKI atau malah melakukan hal-hal yang tidak di benarkan baik oleh hukum terlebih oleh agama.
Padahal bila kita bijak memandang apa yang kita hadapi seluruhnya itu yaitu suatu jalan yang telah di tentukan tinggal bagaimana kita menjalaninya saja.
tidak berpendidikan bukan memiliki arti seseorang tidak mampu berhasil, alasannya adalah banyak contoh-acuan diluar sana orang tidak berpendidikan, yang tidak lulus SD sukses, hidup berkecukupan bahkan bisa menjadi panutan bagi banyak orang.
Apa rahasianya Kesuksesan Meski Tidak berpendidikan?
Rahasianya yakni mereka yang tidak beruntung di anugerahi dengan pendidikan umumnya merupakan orang orang yang terbiasa hidup prihatin, biasa bersusah payah, tidak takut bekerja lebih keras dari orang lain.
tidak malu untuk melakukan pekerjaan apa saja asal halal, dan terus berusaha serta pantang mengalah.
Kalau telah jerih payah, rajin, pantang mengalah dan ulet dan Tuhan bilang “telah saatnya kita sukses”, siapa lagi yang mampu menghentikan keberhasilan yang hendak datang.?
Kegagalan Sejatinya Bukanlah Gagal
dalam hidup ini bekerjsama tidak ada yang namanya kegagalan.
Sebab senantiasa ada potensi lain waktu untuk mencobanya lagi dan memulai seluruhnya dari awal..
Tidak ada yang namanya jalan buntu, karena senantiasa ada jalan lain. memang untuk menemukannya kadang kita mesti memutar, kadang memanjat, kadang jatuh, terperosok dan yang paling kerap adalah resah.
coba apakah ada sesuatu yang disebut gagal dalam hidup ini?
usaha kita melarat rumah di jual pun kita masih punya keluarga, kita mampu memulai semua dari permulaan lagi, kita busa mulai dari daganges mungkin, ngotrak rumah dan merintis semuanya lagi dari permulaan lagi.
jikalau kita nggak punya keluarga bagaimana ketika gagal? siapa yang hendak kita jadiin tempat mengeluh?
kan kita masih punya tuhan, bila seluruhnya dilaksanakan dengan iklas dan kita berfikiran baik, serta selalu bertawakal, dilema sebear apapun niscaya ada aja jalan keluarnya.
Sebab Finisnya suatu kegagalan itu ialah bukan pada dikala gagalnya, namun saat kita mengalah terhadap kegagalan .
Tidak berpendidikan bukanlah alasan untuk seseorang mengalah dan pasrah kepada nasip yang di alaminya karena Allah.SWT pernah berfirman yang intinya:
“Aku tidak akan mengganti nasib sebuah kaum,, kalau kaum itu tidak berupaya merubah nasibnya sendiri”.
jikalau saya melihatnya ayat diatas menerangkan kita jika kita disuruh untuk senantiasa berupaya, untuk perubahan kita sendiri.
Coba membuka diri, dan amati lingkungan untuk memperoleh inspirasi untuk berkembang
mulailah dengan membuka diri, datanglah kepada teman sahabat, buatlah suatu karya lalu coba salah satunya, misal berguru beternak angsa, menciptakan kerajinan tangan, atau apa saja yang penting berkarya..
Sering dateng ke asosiasi misal penyuluhan UKM, aktivitas pembinaan kemakmuran keluarga dan lain lain, disana kita akan mencar ilmu banyak hal perihal dunia usaha.
Lebih bagus jika anda punya HP anda manfaatkan untuk belajar internet, alasannya di internet itu banyak jalan untukmemperoleh ilmu, anda cari apa saja di internet ada, mau perihal perkebunan, budidaya, usaha, bisnis atau apapun ada, disitus ini juga banyak kok ulasan perihal peluang kesempatan perjuangan.
kuncinya cuma satu telaten dan mau membaca.
itu saja goresan pena kali ini ihwal Pendidikan Tinggi Bukan Jaminan Masa Depan, biar bermanfaat dan bisa berguna untuk yang baca.
sampai ketemu di tulisan selanjutnya.

Comments
Post a Comment